Selasa, 02 Maret 2010

Physx by nVIDIA



ABOUT PHSYX
Video game pada saat ini sangat bermacam-macam, baik dari segi jalan cerita, jenis permainan, karakter, dll, sehinggan menuntut kecanggihan pada game tersebut agar game tidak terlihat murah dan tidak laku di pasaran karena saat ini para gamer sangat memilih game yang akan dimainkan.

Pada saat ini banyak game yang memadukan perhitungan fisika dalam kecnggihan gamenya, menyampaikan perhitungan fisika dalam permainan ini tidak mudah. Ini merupakan penghitungan-intensif berdasarkan lingkungan yang unik set fisika algoritma yang memerlukan se-jumlah besar rumus matematika dan perhitungan logis.

Di sinilah PhysX ™ NVIDIA ® GeForce ® dan Teknologi prosesor datang in NVIDIA PhysX adalah cara yang ampuh dan fisika mesin yang memungkinkan real-time fisika paling mutakhir di PC dan konsol permainan. PhysX software secara luas diadopsi oleh lebih dari 150 permainan, digunakan oleh lebih dari 10.000 pengguna terdaftar dan didukung pada Sony PlayStation 3, Microsoft Xbox 360, Nintendo Wii dan PC.


PhysX
PhysX adalah proprietary (closed source) realtime >physics engine< middleware SDK, yang dikembangkan oleh NVIDIA (aslinya oleh AGEIA), untuk mengakselerasi performa PhysX-enabled Video Games.
PhysX sendiri diklaim merupakan “Physics Engine” yang powerfull, sehingga telah di”adopsi” oleh lebih dari 150 Games, digunakan oleh lebih dari 10.000 pengguna (yang terdaftar), dan telah disupport oleh Sony Playstation 3, Xbox 360, Nintendo Wii, serta PC.
Video Games yang telah mendukung/support akselerasi hardware oleh PhysX dapat diakselerasi performa grafisnya, baik oleh PhysX, maupun CUDA-enabled GeForce GPU secara bersamaan.
Akhirnya, perhitungan “physics” dari CPU menjadi lebih cepat, yang kemudian mengijinkan seluruh sistem mampu menyediakan “framerate” yang lebih cepat, sehingga menghasilkan pengalaman gaming yang lebih halus.
Sebagai tambahan, PhysX telah didesain secara spesifik untuk akselerasi hardware dari Processor yang powerful dengan ratusan core (inti). Dikombinasikan dengan kemampuan proses yang luar biasa dari GPU. PhysX akan menyediakan peningkatan eksponensial (perkalian berulang) pada kekuatan proses “physics”.

Selain itu, PhysX dirancang khusus untuk akselerasi hardware oleh prosesor kuat dengan ratusan core. Dikombinasikan dengan kemampuan pemrosesan paralel besar dari GPU tiada, PhysX akan memberikan memperlihatkan peningkatan daya pengolahan fisika dan akan mengambil game ke tingkat baru menyampaikan kaya, immersive gaming lingkungan fisik dengan fitur seperti:

* Menambah efek debu dari reruntuhan bangunan
* Karakter dengan kompleks untuk lebih hidup seperti gerakan dan interaksi
* Efek senjata baru dan menakjubkan
* Drapes kain yang alami dan air mata
* Kabut asap tebal yang menggelembung sekitar objek dalam gerakan

Satu-satunya cara untuk mendapatkan fisika dengan skala, kecanggihan, loyalitas dan tingkat interaktifitas yang secara dramatis mengubah pengalaman hiburan Anda akan dengan salah satu dari jutaan NVIDIA GeForce PhysX-siap prosesor.


Sejarah Physx
PhysX pada awalnya dikembangkan oleh Ageia sebagai NovodeX SDK. Ageia adalah perusahaan yang bergerak di bidang pasar grafis 3D dengan ide fantastis untuk membawa fisika komputasi ke dalam permainan komputer. Para teknisi Ageia tahu bahwa fisika memungkinkan perhitungan yang lebih ekstrim dan pengalaman visual yang nyata.Cara berpikir Ageia itu benar-benar menarik, dan sebagai pelopor gagasan itu juga banyak memiliki kekurangan. Ageia berharap agar ada perusahaan yang mau bekerja sama, akhirnya pada Februari 2008, nVIDIA membeli Ageia sebesar 30 juta dolar dan mempekerjakan staff ahli Ageia untuk menghasilkan Ageia's PhysX API. Setelah itu teknologi Physx berubah menjadi teknologi nVIDI CUDA. Pada Agustus 2008, nVIDIA merilis teknologi perangkat lunak yang memungkinkan untuk seri GeForce 8 dan kartu yang lebih tinggi agar dapat menggunakan teknologi Physx.
PhysX P1 (PPU) hardware spesifikasi:

* Multi-core berbasis arsitektur MIPS perangkat dengan perangkat keras terpadu percepatan fisika
* Interface: 32-bit PCI 3.0 Interface: 32-bit PCI 3,0
* 125 million transistors 125 juta transistor
* Fabrication Process: 130 nm Proses Pembuatan: 130 nm
* Peak Instruction Bandwidth: 20 miliar per detik
* Memory: 128 MB GDDR3 RAM on 128-bit interface
* 182 mm2 die size Mati ukuran 182 mm2
* Sphere collision tests: 530 million per second (maximum capability)
* Peak Power Consumption: 30 W Peak Power Consumption: 30 W
* Convex collision tests: 530,000 per second (maximum capability)
* Price: Between $100-$250 Harga: Antara $ 100 - $ 250

PRINSIP KERJA PHYSICS ENGINE:
Pada game-game terdahulu (tanpa physics engine), gerakan objek dalam game dilakukan secara langsung, dengan mengubah posisi objek tersebut. Dengan physisc engine, objek tidak lagi digerakkan secara langsung, tetapi dispesifikasikan berdasarkan force berdasarkan input dari pemain, dalam setiap loop pada setiap objek dalam game.
Physics engine bertugas untuk menghitung perkiraan posisi dan orientasi selanjutnya dari objek tersebut.
Ada dua proses utama dalam Physics Engine; yang pertama adalah melakukan “collision detection”. Output dari modul ini kemudian diberikan pada komponen kedua, yaitu “simulation system” (sering disebut “integrator”), untuk melakukan perhitungan berdasarkan rumus fisika. Simulation system kemudian akan memberikan update properti dari objek yang disimulasikan.
Contoh game dengan menggunakan teknologi Physx :

1 komentar:

  1. ROBLOX is driven by a growing community of more than 300,000 creators who generate an infinite variety of highly immersive experiences.

    These experiences range from 3D multi-player games and competitions, to interactive adventures where players can take on new identities imagining what it would be like to be a dinosaur, a miner working a mine or an astronaut out in space.

    BalasHapus